Tittle : Love Is In The Family part 3
Author : Kim Yeon Min (Khamjong)
Cast : All Member EXO-K: D.O (Yeoja), Baekhyun
(yeoja), sehun (yeoja), kris (yeoja), lay(yeoja), Kai (namja), Chanyeol
(namja), suho (namja), Tao (namja), luhan (namja).
Genre : Humor, Romance, Sad (campur aduk
perasaannya)
Summary : Nama yang cantik secantik orangnya.
selamat menikmati.....
“Hemmm,, dasar kalian ini,,, jadi sia-sia donk
kakek melerai kalian panjang lebar, kalian mendengar celoteh kakek mungkin
seperti di dongengkan, melihat kalian tidur pulas seperti itu kakek merasa
bersalah sama kalian. Maafkan kakek cucu q. Jawab suho, dibalik wajah suho
tampak sesuatu yang di sembunyikannya tapi entah lah itu apa yang di
sembunyikanya. Ketika suho sedang asik menyetir mobil,, tiba-tiba suho merem
mobilnya secara mendadak dan berteriak.....
“Aaaaaaaaaaaaaa......
Chanyeol dan Baekhyun pun terkejut dan terbangun
dari tidurnya. Mereka panik mendengar teriakan kakeknya dan mobil yang mendadak
direm.
“Waeyo???? Haraboeji... Kata chanyeol kepada
kakeknya.
“Yeoli, Baekhi, coba lihat di depan kita...
bertulisan DISKON 70 +30 % bagi yang berbelanja di supermarket tersebut dan
hanya berlaku 24 jam. Kata suho sambil menunjuk iklan yang di pajang di depan
supermarket.
Chanyeol dan Baekhi hanya pasrah dan
geleng-geleng kepala, yang tadinya jantung mereka seperti mau copot dan nyawa
mereka terasa hilang sebagian, kini hanya menampakkan ekspresi wajah kesal
terhadap kakeknya.
“Aigooo Haraboeji,,, baru liat diskon seperti itu
aja sudah kayak bertemu zombie,,, sifat haraboeji dan eomma tidak jauh bedanya,
terlalu berlebihan melihat hal yang berbau dengan diskon. Kata chanyeol.
#setuju chanyeol, aku aja sampai kaget,dikira ada apa-apa#
“Ahhh,, kau ini yeoli,,, ayoo buruan kita
belanja, bentar lagi jam 00.00 keburu habis diskonnya. Kata suho.
“Hoyeeee,,, Baekhi boleh belanja apa aja kan
kek??? Kata baekhi bahagia.
“Tentu... ambil aja sesuka kalian,,, ayooo
kita serbu....! kata suho, keluar dari mobil sambil berlari selayaknya superman
mau terbang.
Suho dan Baekhi yang begitu semangat untuk
belanja langsung keluar dari mobil dan masuk dalam supermarket tersebut.
Sedangkan Chanyeol hanya berdiam diri dalam mobil, dia tidak semangat matanya
masih mengantuk, tapi dia merasa takut dalam mobil, akhirnya dia keluar dari
mobil itu. Namun pada saat dia keluar dari mobil, dia melihat seorang gadis
manis membawa belanjaan begitu banyak, di depan gadis itu ada seorang ibu,
mungkin ibu itu adalah orangtuanya gadis tersebut. Karena begitu banyak barang
yang di bawa gadis tersebut, tangan gadis itu merasa pegal, akhirnya ada
beberapa kantongan plastik yang jatuh. Chanyeol yang melihat kejadian itu
langsung membantu, dan membawakan barang-barang yang jatuh.
“Bisa aku membantumu??? Sapa Chanyeol.
“Ehhhh,,, boleh..! kata gadis itu dengan
malu-malu sambil menundukkan wajahnya.
“Kris.... ada apa... kamu jatuh..! kata ibu-ibu
yang dari tadi berjalan mendahului gadis tersebut.
“Anio,,, Cuma barang-barang ini yang jatuh eomma.
Kata gadis tersebut yang bernama kris.
Sesampai di dekat mobil, chanyeol menyerahkan
belanjaan gadis tersebut kepadanya.
“Gomawo,,,, sudah membantu q. Kata kris.
“Ne cheonmaneyo... lain kali hati-hati ya. Kata
chanyeol sambil memberikan senyuman.
Gadis itu hanya tersipu malu.
“Anak kecil terimakasih sudah membantu. Kata ibu
tersebut.
Chanyeol menundukkan badannya, selayaknya
menghormati orang yang lebih tua, mobil yang di naiki gadis itu pun meluncur
meninggalkan chanyeol yang seorang diri. Chanyeol masih teringat akan senyuman
gadis tersebut, senyuman yang indah. Dan di telinganya terngiang suara ibu si
gadis tersebut yang memanggil nama kris terhadap gadis itu.” Mungkin nama gadis
itu kris, kata chanyeol dalam hati, “nama yang cantik secantik orangnya.
“Heyyyyy,,, yeoli ngapain kamu disitu,,, bantu
kami nih bawa barang belanjaan.! Teriakan Baekhi mengejutkan Chanyeol.
“Aishhhh,,, mwo.... ! chanyeol terkejut melihat
belanjaan yang begitu buaannnyaaakkkk...
“Kenapa ngga sekalian sama supermarketnya di
borong ,,,! Kata chanyeol dalam hati.#Borong aq aja chanyeol, tanpa diskon,
langsung gratis#
“Ayooo cepat yeoli, bawakan belanjaannya,, pegal
linu kakek kambuh nih, pinggang terasa nyeri! Kata suho, sambil memegang
pinggangnya.#Aduhhhh biar aye yang urutin suho#
“hhhh sudah tahu,, haraboeji kau terkena
osteoporosis... Gumam chanyeol.
POV KAI dan D.O
“Yeobo,,, kau dari tadi diam aja,, apa yang kau
pikirkan. Kata Kai.
“Anio,,, aku hanya merasa pusing.
“Sebaiknya kau minum obat dulu, sini biar ku
bantu.
“Apa kau tidak kecapean Nampyeon... sejak siang
tadi habis pulang dari kantor terus sampai menjaga aku di sini. Kata D.O merasa
khawatir dengan kai.
“Ahhh,, tidak usah pikirkan keadaan ku,, aku
baik-baik saja, aku yang khawatir sama kamu.!sambil mengambilkan obat buat D.O.
“Kau sudah makan???
“Aku mau makan kamu aja.
“Mworago???
Kai pun menghampiri D.O dengan ekspresi wajah
beauty devilnya, wajah seperti itu lah yang membuat D.O merasa lemah
ketika di dekat kai, dia terasa di hipnotis oleh namja satu ini, dan dia hanya
bisa pasrah apa yang di perbuat oleh kai terhadap dirinya. Ketika wajah kai
berhadapan dengan wajah D.O berjarak 3 cm, hampr saja bibir mereka
saling bersentuhan. Tangisan bayi mengejutkan mereka.
“Coba liat agi kita mungkin dia merasa kepanasan.
Kata D.O menyuruh kai.
“Sehun,,,, jangan nangis lagi ya,,, kamu merusak
momen berharga ayahmu ini. Kata kai yang berbicara kepada bayinya.
Bayi mungil itu langsung terdiam dari
tangisannya, ketika kai menepok-nepok pahanya dengan lembut, layaknya seorang
ayah yang lagi mengasuh. Ketika kai meninggalkan bayi itu, bayi itu kembali
menangis.
“Mungkin agi kita ingin bersamamu. Kata D.O
tersenyum.
“Aigoo,,, Sehun kau benar-benar membuat ayah
kesal...
#Sabar kai... entar dirumah aja lanjutin yang
tadi#
Setelah bebera tahun (Ceritanya di percepat)
Kini sehun sudah masuk SMA, chanyeol dan baekhyun
pun sudah memulai kuliah.
“Appaaaaaa,,, sehun mau beli baju baru, sepatu,
tas, buku dan banyak lagi... kata sehun.
“Minta sana sama eomma, ayah capek mau tidur
dulu. Kata kai.
“Ahhh, gak mau, sehun maunya sama appa.
“Aihhh anak ini,,, Araesso,, nanti sore kita
belanjanya.
“Asikkk,,,# peluk kai#
POV Chanyeol dan Baekhyun
Suatu ketika pulang dari kampus, Baekhyun meminta
kepada chanyeol untuk menemaninya ke toko buku, seperti biasa chanyeol lebih
suka membuat baekhi marah dahulu baru ia menyetujuinya. Setelah beberapa lama
perang dunia ke dua antara kakak beradik ini akhirnya chanyeol mau menemani
baekhi ke toko buku, sebenarnya chanyeol merasa kasihan terhadap adiknya
tersebut yang selalu dia buat marah, tapi chanyeol lebih suka melihat wajah
baekhi yang cemberut, yang dia anggap, ketika wajah baekhi cemberut adiknya itu
terlihat manis. Chanyeol lemah ketika baekhi mulai mengeluarkan aegyonya.
“Heyy jangan cemberut mulu, jelek tau. Aku sudah
menemanimu ke toko buku, sekarang sudah sampai ayo cepat turun dari mobil. Kata
chanyeol kepada baekhi yang dari tadi hanya diam sepanjang jalan.
“Kalau aku sudah mulai ngambek, baru kamu itu
memasang wajah angel yang seakan-akan tak pernah berbuat salah sama aq. Jawab
Baekhi ketus.
“Mianhe... ayooo adik manis kakak temenin ke toko
bukunya.
Baekhi tak mempedulikan chanyeol yang meminta
maaf padanya, ia pun membuka pintu mobil dan menutupnya begitu keras, setelah
baekhyun menutup pintu mobil terdengar raungan chanyeol dalam mobil.
“Cia, cia, cia... teriak chanyeol merasa
kesakitan.#kok teriakannya kayak sule yah#
“Ada apa, tanganmu terjepit. Kata baekhi khawatir,
sambil membuka pintu mobil lagi.
“Ne, terjepit di hatimu... hihihi.. kata chanyeol
sambil nyengir.
“Kyaaaaa,,, kau menyebalkan
sekaliiiiiii.Teriak baekhi, sambil menutup pintu mobil lebih keras dari
semulanya.#alamaaaakkk baekhi tak mempan dirayu#
Baekhi pun mulai masuk ke toko buku itu.
Chanyeol hanya menggiringnya di belakang. Setelah beberapa menit ia mengitari
deretan rak buku, ia menemukan buku yang dia cari, namun buku itu terletak pada
bagian atas, baekhi tidak bisa menggapainya.
“Sini biar q bantu mengambilnya. Kata chanyeol.
“Tidak usah, aku bisa sendiri, kau jangan
membanggakan tinggi badanmu di sini. Kata baekhi masih marah pada chanyeol.
“Ya sudah kalau ngga mau, memang kamu bisa. Sahut
chanyeol.
Setelah beberapa detik baekhyun berpikir
bagaimana agar bisa mengambil buku itu, ia mengangkat kursi yang ada di toko
buku tersebut. Dan baekhi pun langsung menaiki kursi itu. Chanyeol hanya
memperhatikan kegiatan adiknya itu dengan senyuman. Namun ketika baekhi naik ke
atas kursi, kaki kursi itu patah.
Aaaaaauuuu... Teriak baekhi.
Dibayangan baekhi, pasti dirinya sekarang sudah
hilang kesadaran diri dan kakinya cedera, namun ketika ia membuka mata, ia
melihat sesosok lelaki yang bagaikan pangeran langsung menyambutnya dari jatuh
tersebut. Wajah mereka dekat sekali, jantung baekhi terasa tersengat listrik
yang tak berhenti-hentinya berdegup.
“Kau tidak apa-apa... kata chanyeol, yang sedari
tadi menyangga baekhi agar tak jatuh kelantai.
“Yaaaaaaa,,,, yeoli... lepaskan aku. Baekhi
langsung sadar bahwa yang menyambutnya itu bukan pangeran tapi chanyeol yang
dibayangannya seperti setan.
“Heyyyy,,, sudah untung aku tolong kamu.
Orang-orang yang berada di toko buku tersebut,
langsung memperhatikan mereka, mereka sangat menikmati pertempuran antara dua bersaudara
tersebut.
“Oiii anak muda,,, mau putusannya jangan di
tempat sini, cari tempat yang cocok. Dasar anak muda sekarang, baru pacaran,
marahan, terus putusan. Kata seorang laki-laki tua yang merasa terganggu dengan
pertengkaran antar cahnyeol dan baekhi.
“Kami bukan pacarannnnnnnnnnnnnnn,,,, teriak
baekhi dan chanyeol.
Setelah selesai membeli buku. Mereka pulang. Pada
saat keluar pintu, mata chanyeol lengah dan dia bertubrukan degan seorang
gadis.
“Oh mianhe,, aku tidak melihat. Kata chanyeol.
“Makanya kalo jalan mata jangan di taroh di
dengkul. Sahut baekhi yang masih ngambek.
“Ne gwaechansseumnida. Kata gadis tersebut, dan
langsung masuk ke dalam toko.
“Hey tunggu dulu. Kata chanyeol memanggil gadis
tersebut.
“Wae.... kata gadis itu.
“Apakah kamu kris.... kata chanyeol.
“Hahhh,,, Ne... kamu siapa. Kata kris bingung.
“Perkenalkan aku chanyeol, dan ini adikku
baekhyun. Kata chanyeol memperkenalkan diri.
“Oh,,, aku Kristy biasa di panggil kris. Apakah
kita saling kenal.
“Bisa dikatakan begitu, tapi hanya sebentar dan
waktunya pun sudah lama sekali.
Akhirnya chanyeol menceritakan semuanya yang
pertama kali bertemu kris waktu ia menolong kris membawkan belanjaan. Kris pun
ingat kejadian itu.
“Ternyata kau masih ingat aku ya...
“ne,,, wajah mu selalu ada dipikiranku. Kata
chanyeol.
Mendengar ucapan barusan kris merasa bahagia,
sebenarnya ia masih mengingat chayeol yang dahulu pernah menolongnya.
“Ini adikmu... kata kris menunjuk baekhi.
“Ne,, itu adik ku yang cerewet. Kata chanyeol.
“aniya... sahut baekhi, sambil menginjak kaki
chanyeol.
“Manis yaaa,,, aku kira tadi pacarmu, kok tidak
mirip sama sekali.
“memang kami tidak mirip,,, jawab baekhi santai.
Baekhi merasa tidak senang bertemu dengan
kris, di sisi lain perasaan baekhi mulai sakit melihat keakraban kris dengan
chanyeol. Apakah itu naluri seorang saudara, namun yang ia rasakan kini begitu
sakit, dia merasa cemburu.
“Kok kamu bingung, mikirkan apa,,, kris teman q
cantikkan. Kata chanyeol setelah sepeninggalan kris yang mulai masuk ke toko
buku.
“Biasa aja. Kata baekhyun.
“Hahahaha, ayo kita pulang. Sambil
mengacak-ngacak rambut baekhi.
“jangan katakan aku jatuh cinta dengan saudara
sendiri. Pikir baekhi.
Nantikan part 4nya,,, maaf yaaa,,, karena baru
posting ni FF, soalnya kemaren author come back to village. Author harap kalian
terus menikmati FF ini. Bye-bye.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar