ucapan selamat datang

Kamis, Maret 28, 2013

part 3



Tittle : Love Is In The Family part 3
Author : Kim Yeon Min (Khamjong)
Cast : All Member EXO-K: D.O (Yeoja), Baekhyun (yeoja), sehun (yeoja), kris (yeoja), lay(yeoja), Kai (namja), Chanyeol (namja), suho (namja), Tao (namja), luhan (namja).
Genre : Humor, Romance, Sad (campur aduk perasaannya)
Summary : Nama yang cantik secantik orangnya.

selamat menikmati.....

“Hemmm,, dasar kalian ini,,, jadi sia-sia donk kakek melerai kalian panjang lebar, kalian mendengar celoteh kakek mungkin seperti di dongengkan, melihat kalian tidur pulas seperti itu kakek merasa bersalah sama kalian. Maafkan kakek cucu q. Jawab suho, dibalik wajah suho tampak sesuatu yang di sembunyikannya tapi entah lah itu apa yang di sembunyikanya. Ketika suho sedang asik menyetir mobil,, tiba-tiba suho merem mobilnya secara mendadak dan berteriak.....
“Aaaaaaaaaaaaaa......
Chanyeol dan Baekhyun pun terkejut dan terbangun dari tidurnya. Mereka panik mendengar teriakan kakeknya dan mobil yang mendadak direm.
“Waeyo???? Haraboeji... Kata chanyeol kepada kakeknya.
“Yeoli, Baekhi, coba lihat di depan kita... bertulisan DISKON 70 +30 % bagi yang berbelanja di supermarket tersebut dan hanya berlaku 24 jam. Kata suho sambil menunjuk iklan yang di pajang di depan supermarket.
Chanyeol dan Baekhi hanya pasrah dan geleng-geleng kepala, yang tadinya jantung mereka seperti mau copot dan nyawa mereka terasa hilang sebagian, kini hanya menampakkan ekspresi wajah kesal terhadap kakeknya.
“Aigooo Haraboeji,,, baru liat diskon seperti itu aja sudah kayak bertemu zombie,,, sifat haraboeji dan eomma tidak jauh bedanya, terlalu berlebihan melihat hal yang berbau dengan diskon. Kata chanyeol. #setuju chanyeol, aku aja sampai kaget,dikira ada apa-apa#
“Ahhh,, kau ini yeoli,,, ayoo buruan kita belanja, bentar lagi jam 00.00 keburu habis diskonnya. Kata suho.
“Hoyeeee,,, Baekhi boleh belanja apa aja kan kek??? Kata baekhi bahagia.
“Tentu...  ambil aja sesuka kalian,,, ayooo kita serbu....! kata suho, keluar dari mobil sambil berlari selayaknya superman mau terbang.
Suho dan Baekhi yang begitu semangat untuk belanja langsung keluar dari mobil dan masuk dalam supermarket tersebut. Sedangkan Chanyeol hanya berdiam diri dalam mobil, dia tidak semangat matanya masih mengantuk, tapi dia merasa takut dalam mobil, akhirnya dia keluar dari mobil itu. Namun pada saat dia keluar dari mobil, dia melihat seorang gadis manis membawa belanjaan begitu banyak, di depan gadis itu ada seorang ibu, mungkin ibu itu adalah orangtuanya gadis tersebut. Karena begitu banyak barang yang di bawa gadis tersebut,  tangan gadis itu merasa pegal, akhirnya ada beberapa kantongan plastik yang jatuh. Chanyeol yang melihat kejadian itu langsung membantu, dan membawakan barang-barang yang jatuh.
“Bisa aku membantumu??? Sapa Chanyeol.
“Ehhhh,,, boleh..! kata gadis itu dengan malu-malu sambil menundukkan wajahnya.
“Kris.... ada apa... kamu jatuh..! kata ibu-ibu yang dari tadi berjalan mendahului gadis tersebut.
“Anio,,, Cuma barang-barang ini yang jatuh eomma. Kata gadis tersebut yang bernama kris.
Sesampai di dekat mobil, chanyeol menyerahkan belanjaan gadis tersebut kepadanya.
“Gomawo,,,, sudah membantu q. Kata kris.
“Ne cheonmaneyo... lain kali hati-hati ya. Kata chanyeol sambil memberikan senyuman.
Gadis itu hanya tersipu malu.
“Anak kecil terimakasih sudah membantu. Kata ibu tersebut.
Chanyeol menundukkan badannya, selayaknya menghormati orang yang lebih tua, mobil yang di naiki gadis itu pun meluncur meninggalkan chanyeol yang seorang diri. Chanyeol masih teringat akan senyuman gadis tersebut, senyuman yang indah. Dan di telinganya terngiang suara ibu si gadis tersebut yang memanggil nama kris terhadap gadis itu.” Mungkin nama gadis itu kris, kata chanyeol dalam hati, “nama yang cantik secantik orangnya.
“Heyyyyy,,, yeoli ngapain kamu disitu,,, bantu kami nih bawa barang belanjaan.! Teriakan Baekhi mengejutkan Chanyeol.
“Aishhhh,,, mwo.... ! chanyeol terkejut melihat belanjaan yang begitu buaannnyaaakkkk...
“Kenapa ngga sekalian sama supermarketnya di borong ,,,! Kata chanyeol dalam hati.#Borong aq aja chanyeol, tanpa diskon, langsung gratis#
“Ayooo cepat yeoli, bawakan belanjaannya,, pegal linu kakek kambuh nih, pinggang terasa nyeri! Kata suho, sambil memegang pinggangnya.#Aduhhhh biar aye yang urutin suho#
“hhhh sudah tahu,, haraboeji kau terkena osteoporosis... Gumam chanyeol.
POV KAI dan D.O
“Yeobo,,, kau dari tadi diam aja,, apa yang kau pikirkan. Kata Kai.
“Anio,,, aku hanya merasa pusing.
“Sebaiknya kau minum obat dulu, sini biar ku bantu.
“Apa kau tidak kecapean Nampyeon... sejak siang tadi habis pulang dari kantor terus sampai menjaga aku di sini. Kata D.O merasa khawatir dengan kai.
“Ahhh,, tidak usah pikirkan keadaan ku,, aku baik-baik saja, aku yang khawatir sama kamu.!sambil mengambilkan obat buat D.O.
“Kau sudah makan???
“Aku mau makan kamu aja.
“Mworago???
Kai pun menghampiri D.O dengan ekspresi wajah beauty devilnya, wajah seperti itu lah yang membuat D.O merasa  lemah ketika di dekat kai, dia terasa di hipnotis oleh namja satu ini, dan dia hanya bisa pasrah apa yang di perbuat oleh kai terhadap dirinya. Ketika wajah kai  berhadapan dengan  wajah D.O berjarak 3 cm, hampr saja bibir mereka saling bersentuhan. Tangisan bayi mengejutkan mereka.
“Coba liat agi kita mungkin dia merasa kepanasan. Kata D.O menyuruh kai.
“Sehun,,,, jangan nangis lagi ya,,, kamu merusak momen berharga ayahmu ini. Kata kai yang berbicara kepada bayinya.
Bayi mungil itu langsung terdiam dari tangisannya, ketika kai menepok-nepok pahanya dengan lembut, layaknya seorang ayah yang lagi mengasuh. Ketika kai meninggalkan bayi itu, bayi itu kembali menangis.
“Mungkin agi kita ingin bersamamu. Kata D.O tersenyum.
“Aigoo,,, Sehun kau benar-benar membuat ayah kesal...
#Sabar kai... entar dirumah aja lanjutin yang tadi#
Setelah bebera tahun (Ceritanya di percepat)
Kini sehun sudah masuk SMA, chanyeol dan baekhyun pun sudah memulai kuliah.
“Appaaaaaa,,, sehun mau beli baju baru, sepatu, tas, buku dan banyak lagi... kata sehun.
“Minta sana sama eomma, ayah capek mau tidur dulu. Kata kai.
“Ahhh, gak mau, sehun maunya sama appa.
“Aihhh anak ini,,, Araesso,, nanti sore kita belanjanya.
“Asikkk,,,# peluk kai#
POV Chanyeol dan Baekhyun
Suatu ketika pulang dari kampus, Baekhyun meminta kepada chanyeol untuk menemaninya ke toko buku, seperti biasa chanyeol lebih suka membuat baekhi marah dahulu baru ia menyetujuinya. Setelah beberapa lama perang dunia ke dua antara kakak beradik ini akhirnya chanyeol mau menemani baekhi ke toko buku, sebenarnya chanyeol merasa kasihan terhadap adiknya tersebut yang selalu dia buat marah, tapi chanyeol lebih suka melihat wajah baekhi yang cemberut, yang dia anggap, ketika wajah baekhi cemberut adiknya itu terlihat manis. Chanyeol lemah ketika baekhi mulai mengeluarkan aegyonya.
“Heyy jangan cemberut mulu, jelek tau. Aku sudah menemanimu ke toko buku, sekarang sudah sampai ayo cepat turun dari mobil. Kata chanyeol kepada baekhi yang dari tadi hanya diam sepanjang jalan.
“Kalau aku sudah mulai ngambek, baru kamu itu memasang wajah angel yang seakan-akan tak pernah berbuat salah sama aq. Jawab Baekhi ketus.
“Mianhe... ayooo adik manis kakak temenin ke toko bukunya.
Baekhi tak mempedulikan chanyeol yang meminta maaf padanya, ia pun membuka pintu mobil dan menutupnya begitu keras, setelah baekhyun menutup pintu mobil terdengar raungan chanyeol dalam mobil.
“Cia, cia, cia... teriak chanyeol merasa kesakitan.#kok teriakannya kayak sule yah#
“Ada apa, tanganmu terjepit. Kata baekhi khawatir, sambil membuka pintu mobil lagi.
“Ne, terjepit di hatimu... hihihi.. kata chanyeol sambil nyengir.
“Kyaaaaa,,,  kau menyebalkan sekaliiiiiii.Teriak baekhi, sambil menutup pintu mobil lebih keras dari semulanya.#alamaaaakkk baekhi tak mempan dirayu#
Baekhi pun  mulai masuk ke toko buku itu. Chanyeol hanya menggiringnya di belakang. Setelah beberapa menit ia mengitari deretan rak buku, ia menemukan buku yang dia cari, namun buku itu terletak pada bagian atas, baekhi tidak bisa menggapainya.
“Sini biar q bantu mengambilnya. Kata chanyeol.
“Tidak usah, aku bisa sendiri, kau jangan membanggakan tinggi badanmu di sini. Kata baekhi masih marah pada chanyeol.
“Ya sudah kalau ngga mau, memang kamu bisa. Sahut chanyeol.
Setelah beberapa detik baekhyun berpikir bagaimana agar bisa mengambil buku itu, ia mengangkat kursi yang ada di toko buku tersebut. Dan baekhi pun langsung menaiki kursi itu. Chanyeol hanya memperhatikan kegiatan adiknya itu dengan senyuman. Namun ketika baekhi naik ke atas kursi, kaki kursi itu patah.
Aaaaaauuuu... Teriak baekhi.
Dibayangan baekhi, pasti dirinya sekarang sudah hilang kesadaran diri dan kakinya cedera, namun ketika ia membuka mata, ia melihat sesosok lelaki yang bagaikan pangeran langsung menyambutnya dari jatuh tersebut. Wajah mereka dekat sekali, jantung baekhi terasa tersengat listrik yang tak berhenti-hentinya berdegup.
“Kau tidak apa-apa... kata chanyeol, yang sedari tadi menyangga baekhi agar tak jatuh kelantai.
“Yaaaaaaa,,,, yeoli... lepaskan aku. Baekhi langsung sadar bahwa yang menyambutnya itu bukan pangeran tapi chanyeol yang dibayangannya seperti setan.
“Heyyyy,,, sudah untung aku tolong kamu.
Orang-orang yang berada di toko buku tersebut, langsung memperhatikan mereka, mereka sangat menikmati pertempuran antara dua bersaudara tersebut.
“Oiii  anak muda,,, mau putusannya jangan di tempat sini, cari tempat yang cocok. Dasar anak muda sekarang, baru pacaran, marahan, terus putusan. Kata seorang laki-laki tua yang merasa terganggu dengan pertengkaran antar cahnyeol dan baekhi.
“Kami bukan pacarannnnnnnnnnnnnnn,,,, teriak baekhi dan chanyeol.
Setelah selesai membeli buku. Mereka pulang. Pada saat keluar pintu, mata chanyeol lengah dan dia bertubrukan degan seorang gadis.
“Oh mianhe,, aku tidak melihat. Kata chanyeol.
“Makanya kalo jalan mata jangan di taroh di dengkul. Sahut baekhi yang masih ngambek.
“Ne gwaechansseumnida. Kata gadis tersebut, dan langsung masuk ke dalam toko.
“Hey tunggu dulu. Kata chanyeol memanggil gadis tersebut.
“Wae.... kata gadis itu.
“Apakah kamu kris.... kata chanyeol.
“Hahhh,,, Ne... kamu siapa. Kata kris bingung.
“Perkenalkan aku chanyeol, dan ini adikku baekhyun. Kata chanyeol memperkenalkan diri.
“Oh,,, aku Kristy biasa di panggil kris. Apakah kita saling kenal.
“Bisa dikatakan begitu, tapi hanya sebentar dan waktunya pun sudah lama sekali.
Akhirnya chanyeol menceritakan semuanya yang pertama kali bertemu kris waktu ia menolong kris membawkan belanjaan. Kris pun ingat kejadian itu.
“Ternyata kau masih ingat aku ya...
“ne,,, wajah mu selalu ada dipikiranku. Kata chanyeol.
Mendengar ucapan barusan kris merasa bahagia, sebenarnya ia masih mengingat chayeol yang dahulu pernah menolongnya.
“Ini adikmu... kata kris menunjuk baekhi.
“Ne,, itu adik ku yang cerewet. Kata chanyeol.
“aniya... sahut baekhi, sambil menginjak kaki chanyeol.
“Manis yaaa,,, aku kira tadi pacarmu, kok tidak mirip sama sekali.
“memang kami tidak mirip,,, jawab baekhi santai.
Baekhi merasa tidak senang bertemu dengan  kris, di sisi lain perasaan baekhi mulai sakit melihat keakraban kris dengan chanyeol. Apakah itu naluri seorang saudara, namun yang ia rasakan kini begitu sakit, dia merasa cemburu.
“Kok kamu bingung, mikirkan apa,,, kris teman q cantikkan. Kata chanyeol setelah sepeninggalan kris yang mulai masuk ke toko buku.
“Biasa aja. Kata baekhyun.
“Hahahaha, ayo kita pulang.  Sambil mengacak-ngacak rambut baekhi.
“jangan katakan aku jatuh cinta dengan saudara sendiri. Pikir baekhi.
Nantikan part 4nya,,, maaf yaaa,,, karena baru posting ni FF, soalnya kemaren author come back to village. Author harap kalian terus menikmati FF ini. Bye-bye.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar